
Haiii semua, perkenalkan nama saya Vincensia Serenade. Tema yang bakal kita angkat kali ini terkait Gen Z/Generasi Net/Generasi DNA Bisnis.
Gen Z ini merupakan generasi setelah Y yang lahir tahun 1997-2012. Karakteristik gen z yaitu ambisius, serba instan, berjiwa bebas, generasi positif dan individualis dan generasi net/familiar dengan teknologi.
Gen Z Ambisius
Gen Z ambisius untuk mencapai kesuksesan karena gen z tahu apa yang mereka inginkan. Tumbuh dalam dunia digital memudahkan gen z untuk mengakses berbagai informasi dengan mudah, termasuk tentang karir dan hidup.
Serba Instan
Gen Z cenderung untuk mengutamakan hasil daripada proses. Oleh karena ini gen z lebih menyukai pemecahan masalah yang sifatnya praktis dan cepat, sehingga mereka berpikir kalau bisa dibikin simple dan cepat, why not?
Berjiwa bebas
Gen Z tumbuh dalam situasi dimana tiap individu bebas untuk berpendapat melalui berbagai media apapun sehingga gen z akan sulit untuk berada dalam dunia otoriter.
Generasi positif
Gen Z jauh lebih baik daripada generasi milenial. Gen z jauh lebih optimis dan percaya diri. Gen z juga lebih kritis dalam berbagai hal, makanya gen z ga akan mudah kena hoax karena mereka terbiasa dengan berbagai informasi cepat dan tahu bagaimana memilih informasi yang benar.
Individualis
Generasi ini lebih mementingkan pekerjaan dan mayoritas ingin menjadi terkenal. Oleh karena itu, mereka akan sedikit lebih mementingkan diri sendiri juga daripada orang lain.
Generasi net
Generasi Z sudah familiar dengan teknologi. Mereka tumbuh saat perkembangan teknologi yang sudah maju. Tidak heran kebanyakan generasi Z sangat bergantung pada gadget. Menariknya, hasil sensus 2020 menunjukkan komposisi penduduk Indonesia yang sebagian besar berasal dari Generasi Z sebesar 27,94%. Generasi Milenial (y) yang dianggap menjadi motor pergerakan masyarakat saat ini, jumlahnya berada sedikit di bawah Gen Z, yaitu sebanyak 25,87% dari total penduduk Indonesia. Artinya, keberadaan Gen Z memegang peranan penting dan memberikan pengaruh pada perkembangan Indonesia saat ini dan nanti.
Gen Z/Generasi DNA
Gen Z/Generasi DNA Bisnis tidak suka diatur-atur, so mereka tidak terlalu suka bekerja di situasi yang diatur-atur atau disuruh-suruh, mereka cenderung lebih suka mengelola bisnis sendiri. Bisnis apa aja yang diminati gen z ?
Dropship
Ide bisnis yang satu ini mulai banyak diminati. Karena, praktiknya cukup simpel. Kamu hanya perlu mencari pemasok (supplier) produk lalu mempromosikan produknya. Setelah ada yang mau membeli, barulah kamu memesan produknya ke pemasok. Pemasok lah yang kemudian mengirimkan barangnya langsung ke konsumen. Dengan kata lain, kamu berjualan produk orang lain dengan branding tokomu sendiri. Cara ini memungkinkan kamu untuk berbisnis tanpa perlu memikirkan modal atau biaya stok. Contohnya, kamu bisa mencari produk-produk potensial di online marketplace seperti Tokopedia atau Shopee. Lalu mulai mempromosikan produknya di berbagai saluran seperti website atau media sosial.
Blogger
Ide ini sangat cocok jika kamu senang menulis. Cari topik yang sesuai dengan hobi atau keahlianmu, lalu tulislah dengan menarik. Misalkan hobimu adalah memasak. Kamu bisa membuat blog berisikan resep-resep yang pernah kamu buat. Kamu juga bisa melengkapinya dengan berbagai gambar atau video. Dengan begitu, kamu bisa mengundang pengunjung blog yang tertarik dengan topik tersebut.
Apabila blognya ramai, akan ada banyak pengiklan yang tertarik dengan blogmu. Khususnya pengiklan yang relevan dengan tema blognya. Contohnya seperti bisnis kuliner atau alat-alat masak.
Jika kamu memasang iklan di blogmu, kamu bisa mendapat penghasilan pasif per bulannya. Tentu ini tergantung dari seberapa banyak jumlah pengunjung yang mengklik iklannya. Nah, untuk memasang iklan di blogmu, kamu bisa menggunakan Google AdSense.
Jasa Desain
Kalau kamu punya skill desain, sayang banget kalau tidak dimanfaatkan. Ada berbagai macam bentuk desain yang bisa kamu jual. Contohnya seperti: Desain logo, Desain baju, Desain stiker,Desain kemasan, Desain konten media sosial.
Sama seperti menulis konten, kamu pun bisa menawarkan jasa desain di situs-situs freelance atau media social milikmu.
Kursus Online
Sekarang tidak hanya kursus offline saja yang diminati. Semakin banyak pula pelajar yang mengincar kursus online. Alasannya sederhana, karena kursus online dapat diakses di mana saja, kapan saja. Nah, kamu bisa memanfaatkan peluang ini dengan membuka kursus online. Tentunya kamu harus tahu terlebih dahulu skill yang bisa kamu ajarkan.
Contohnya, misalkan kamu adalah mahasiswa jurusan Matematika. Kamu bisa membuka kursus Matematika online untuk siswa SMP atau SMA.
Tapi, jangan hanya terbatas pada materi sekolah saja. Karena, kamu pun bisa mengajarkan skill apapun yang kamu kuasai.
Toko Online
Apakah membuat toko online itu sulit? Tidak juga. Bagian sulitnya adalah membuat bisnisnya berkembang dan bertahan. Apalagi saat ini mudah sekali untuk membuka toko online, kamu bisa bergabung dengan platform shopee, tokopedia, lazada dan juga bisa melalui social media seperti instagram, facebook dsb. Agar toko onlinemu semakin berkembang, kamu perlu memiliki wawasan tentang digital marketing. Skill ini akan membantumu menentukan strategi terbaik untuk meraih pasar digital yang lebih luas.
Konten Kreator
Apakah kamu senang menjadi pusat perhatian? Atau mungkin kamu punya bakat atau hobi yang bisa kamu tampilkan? Jika iya, kamu bisa coba menjadi konten kreator di media social seperti instagram atau bahkan menjadi youtuber. Jangan berpikir bahwa influencer itu alay. Walau kerap mendapat cibiran, penghasilan influencer tidak bisa dianggap remeh.
Berdasarkan riset, rata-rata penghasilan influencer Instagram yang memiliki 100 hingga 500 ribu follower bisa mencapai 70 juta Rupiah. Bahkan, influencer Facebook yang memiliki 100 hingga 500 ribu follower bisa memiliki penghasilan setinggi 88 juta Rupiah. Tentunya angka tersebut dapat meningkat seiring dengan meningkatnya jumlah follower dan subscriber.
Salah satu faktor yang membuat banyak orang tertarik menjadi YouTuber, selain popularitas adalah penghasilannya.Tidak tanggung-tanggung, beberapa YouTuber top di Indonesia bahkan bisa meraih penghasilan bulanan mulai dari ratusan juta hingga milyaran Rupiah.
Apa aja yang bisa gen Z lakukan untuk bisa mengembangkan karirnya?
- Kenali potensi diri
- Membuat perencanaan
- Mengasah potensi diri, nah ini bisa temen-temen lakukan dengan mengikuti kegiatan yang berkaitan dengan karir yang diminati
Apa kalian adalah bagian dari generasi ini? Kalau iya, kalian bisa apa aja nih?
