ITSK Sugeng Hartono Bergerak: Peningkatan Kinerja Pelaku Industri Rumah Tangga Kreatif Melalui Kemampuan Inovasi dan Branding Produk, Literasi Teknologi, dan Pengenalan Peluang Bisnis pada UMKM Solo-Raya.

Dalam era transformasi digital ini, kolaborasi antara Institut Teknologi dan Sains Kesehatan (ITSK) Sugeng Hartono dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Solo Raya menjadi pendorong utama dalam meningkatkan kinerja industri rumah tangga kreatif. Kegiatan ini didukung oleh Direktorat Riset, Teknologi dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) Tahun 2023, dalam program Pengabdian Masyarakat Pemula (PMP).  Kegiatan dilaksanakan pada Senin, 31 Juli 2023 di SMK Kanisisus Bharata dan Rabu, 25 Oktober 2023 di Omah Ingkung karanganyar. Dalam kegiatan ini juga melibatkan Dinas Kesehatan Kranganyar dalam pelatihan keamanan pangan dan pengurursan perijinan PIRT diantaranya : Bapak Sutopo Edy A., S.Si., Apt., M.M., Bapak Aji Nur Cahyo, S.Tr.Kes., dan Bapak Melvin Gustheo, A.Md. Acara ini juga dihadiri langsung oleh Kadinkes Karanganyar Ibu Purwati, S.K.M., M.Kes. Dengan kegiatan ini, diharapkan dapat mengoptimalkan kemampuan inovasi, tetapi juga memfokuskan pada pengembangan branding produk, literasi teknologi, dan pemahaman mendalam terhadap peluang bisnis yang ada di sektor industri kreatif

1. Perijinan PIRT

SPP-IRT adalah jaminan tertulis dari pemerintah setempat (bupati atau wali kota) bahwa hasil produksi industri rumah tangga (IRT) telah memenuhi syarat dan standar keamanan yang ditetapkan oleh Dinas Kesehatan setempat. Sertifikat ini menunjukkan bahwa makanan yang diproduksi aman untuk dikonsumsi oleh masyarakat. Dengan sosialisasi, para pelaku UMKM akan lebih memahami pentingnya memastikan kualitas dan keamanan produk yang mereka hasilkan.

2. Kemampuan Inovasi:

ITSK Sugeng Hartono, sebagai pusat pendidikan dan riset teknologi, memainkan peran penting dalam peningkatan kemampuan inovasi pelaku industri rumah tangga kreatif. Melalui program pelatihan, ITSK memberikan pandangan mendalam mengenai pengaplikasian teknologi terbaru dalam pengembangan produk kreatif. Pelaku UMKM Solo Raya dapat merasakan manfaat langsung dengan mendapatkan akses ke sumber daya teknologi dan pengetahuan terkini dari ITSK. Kemitraan ini memperluas wawasan pelaku industri rumah tangga kreatif terhadap potensi inovasi, terutam ainovasi dalam membuat kemasan yang menarik yang dapat diterapkan dalam produk dan layanan mereka.

2. Branding Produk:

Dalam upaya meningkatkan daya saing, kemitraan ini menitikberatkan pada pengembangan branding produk. ITSK Sugeng Hartono memberikan panduan dalam memahami peran teknologi dalam membangun citra merek, strategi pemasaran digital, dan pemanfaatan platform e-commerce. UMKM Solo Raya didorong untuk mengidentifikasi nilai unik produk mereka dan memasarkannya dengan lebih efektif. Dengan memahami esensi dari branding produk, pelaku industri rumah tangga kreatif dapat menciptakan identitas yang kuat dan menarik bagi konsumen. Hal ini mendukung promosi produk secara lebih efektif, baik di pasar lokal maupun secara digital.

3. Literasi Teknologi:

ITSK Sugeng Hartono berkolaborasi dengan UMKM Solo Raya dalam meningkatkan literasi teknologi. Program pelatihan mencakup penggunaan perangkat lunak, pemanfaatan e-commerce untuk memperluas jangkauan pasar. UMKM Solo Raya didukung dalam mengintegrasikan teknologi dalam operasional sehari-hari mereka. Dengan literasi teknologi yang meningkat, pelaku UMKM dapat memanfaatkan alat-alat digital untuk meningkatkan efisiensi operasional dan meningkatkan daya saing produk mereka di pasar yang semakin digital. Selain itu, peserta juga diberikan pelatihan cara penggunaan platform digital seperti canva untuk membuat tampilan kemasan produk makanan menjadi lebih menarik sehingga mampu menarik minat Masyarakat. Selain itu, mitra juga diberikan pelatihan menggunakan system sederhana untuk pengelolaan stok dan keuangan.

Mau kuliah bingung biaya tinggi?
STUDENT LOAN solusinya !!
Cukup bayar 195ribu/bulan selama 4 tahun !

X
×